Tobat dan Raja'
mumpung besok ulangan tentang ini, mau ngulang-ulang skalian ngepost :) :)
a. Pengertian
1. Tobat adalah sikap sadar dan menyesal atas dosa atau kesalahan yang dilakukannya dan berniat untuk memperbaiki kesalahan tersebut
2. Kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan atau kembali dari jalan yang jauh dari Allah keada jalan yang lebih dekat kepada Allah
3. Meninggalkan keinginan untuk melakukan kejahatan, seperti yang pernah dilakukan karena mengagungkan nama Allah SWT dan merjauhkan diri dari kemukaan-Nya.
b. syarat-syarat diterimanya tobat seseorang :
1. tobat harus dilakukan saat itu juga, yaitu setelah sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan
2. tobat harus dilakukan pada saat tidak memiliki tanggungan hak orang lain. Contohnya adalah hutang, tobat tidak diterima sebelum hutang tersebut dibayar
3. tobat harus merupakan tobat nasuha, artinya tobat yang benar-benar tobat (benar-benar menyesal atas kesalahan yang dibuat dan bertekad tidak akan mengulaginya lagi)
4. tobat harus disertai pengakuan bahwa manusia sangat membutuhkan ampunan dari Allah swt.
5. tobat harus diikuti dengan perbuatan baik
tobat itu hukumnya wajib, setiap orang wajib bertobat karena tidak ada manusia yang luput dari dosa. baik yang disengaja maupun yanng tidak disengaja. tobat dilakukan minimal denan mengucapkan istigfar setiap selesai solat. adapun amalan yang dapat menghapus dosa seperti berwudu, puasa, bersedekah, dll hanya bisa menghapuskan sebagian dari dosa kita.
c. Raja'
Raja’ ialah mengharap keridaan Allah SWT. Dan rahmatnya. Rahmat adalah segala karunia Allah SWT. Yang mendatangkan manfaat dan nikmat. Raja’ termasuk akhlakul karimah terhadap Allah SWT, yang manfaatnya dapat mempertebal iman dan mendekatkan diri kapada Allah SWT. Muslim yang mengharapkan ampunan Allah, berarti ia mengakui bahwa Allah itu maha Pengampun. Muslim yang mengharapkan agar Allah melimpahkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, berarti ia meyakini bahwa Allah itu maha Pengasih dan Maha Penyayang. Oleh karena itu, sudah seharusnya setiap muslim senantiasa berharap memperoleh ridlo dan rahmat Allah, sebagai bukti penghambaan kapada-Nya. Allah SWT telah memperintahkan kepada orang-orang yang beriman agar banyak berdoa kepada Allah SWT, dengan berharap Allah SWT akan mengabulkan doanya.
a. Pengertian
1. Tobat adalah sikap sadar dan menyesal atas dosa atau kesalahan yang dilakukannya dan berniat untuk memperbaiki kesalahan tersebut
2. Kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan atau kembali dari jalan yang jauh dari Allah keada jalan yang lebih dekat kepada Allah
3. Meninggalkan keinginan untuk melakukan kejahatan, seperti yang pernah dilakukan karena mengagungkan nama Allah SWT dan merjauhkan diri dari kemukaan-Nya.
b. syarat-syarat diterimanya tobat seseorang :
1. tobat harus dilakukan saat itu juga, yaitu setelah sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan
2. tobat harus dilakukan pada saat tidak memiliki tanggungan hak orang lain. Contohnya adalah hutang, tobat tidak diterima sebelum hutang tersebut dibayar
3. tobat harus merupakan tobat nasuha, artinya tobat yang benar-benar tobat (benar-benar menyesal atas kesalahan yang dibuat dan bertekad tidak akan mengulaginya lagi)
4. tobat harus disertai pengakuan bahwa manusia sangat membutuhkan ampunan dari Allah swt.
5. tobat harus diikuti dengan perbuatan baik
tobat itu hukumnya wajib, setiap orang wajib bertobat karena tidak ada manusia yang luput dari dosa. baik yang disengaja maupun yanng tidak disengaja. tobat dilakukan minimal denan mengucapkan istigfar setiap selesai solat. adapun amalan yang dapat menghapus dosa seperti berwudu, puasa, bersedekah, dll hanya bisa menghapuskan sebagian dari dosa kita.
c. Raja'
Raja’ ialah mengharap keridaan Allah SWT. Dan rahmatnya. Rahmat adalah segala karunia Allah SWT. Yang mendatangkan manfaat dan nikmat. Raja’ termasuk akhlakul karimah terhadap Allah SWT, yang manfaatnya dapat mempertebal iman dan mendekatkan diri kapada Allah SWT. Muslim yang mengharapkan ampunan Allah, berarti ia mengakui bahwa Allah itu maha Pengampun. Muslim yang mengharapkan agar Allah melimpahkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, berarti ia meyakini bahwa Allah itu maha Pengasih dan Maha Penyayang. Oleh karena itu, sudah seharusnya setiap muslim senantiasa berharap memperoleh ridlo dan rahmat Allah, sebagai bukti penghambaan kapada-Nya. Allah SWT telah memperintahkan kepada orang-orang yang beriman agar banyak berdoa kepada Allah SWT, dengan berharap Allah SWT akan mengabulkan doanya.
Comments
Post a Comment